Beranda Tentang Kami Solusi SOQI Konsep Bisnis Kesaksian Hubungi Kami
  Promo
  Kegiatan
  Galeri Foto
  Galeri Video
  Forum Konsultasi
  Links
  User Name    
     
  Password    
   
 
Daftar Lupa Password
   
       
 
  Ida Anggraini - Medan
Pada suatu malam, saat saya terserang stroke dengan tensi 220/110. Stroke total dari pinggang ke kaki, hingga tidak dapat berjalan. Lalu tgl 2 Desember 2008 (Hari Selasa) saya dibawa ke SOQI Workshop GM Ibu Sri Anita Dewi untuk menjalani terapi SOQI lengkap. Dalam tempo 3 hari , saya sudah bisa berjalan dan makan sendiri dan tensi saya sudah normal 140/90 hingga saat ini. Selengkapnya

  Hendriati Lestarini - Medan
Saya mempunyai seorang putri berumur 5 tahun dan baru melahirkan putra yang kedua berusia 2 bulan. Ketika hamil 2 bulan putra yang kedua ini, saya sering mengalami pendarahan hingga menjelang kelahiran. Hamil 5 bulan kondisi perut tegang sekali seakan-akan mau melahirkan. Kemudian saya melakukan SOQI dengan FIR di bagian pinggang, perut dan seluruh badan. Setelah SOQI terasa lebih enak dan perut tidak tegang lagi tanpa mengkonsumsi obat. Selengkapnya

  Yayasan Karya Kasih - Medan
Begitulah hari demi hari, keluhan penyakit semakin terasa. Khususnya pada tulang ekor yang membawa dampak nyeri pada tumit kedua belah kaki. Setiap kali tunduk lansung ada kontak yang menyengat (seperti kontak listrik) pada tumit sampai ujung jari kaki. Belum lagi keluhan pada LEVER yang sudah lebih 15 tahun. Aktivitas pelayanan setiap hari tetap berjalan maksimal dan kekuatan tubuh semakin lemah. Konsumsi obat lever yang cukup mahal juga sudah dijalankan. Namun untuk mendapatkan kesehatan lever, rasanya tidak mungkin untuk terus menerus mengonsumsi obat tersebut. Selengkapnya

  Ni Nyoman Suliwati - Bali
Saya terkena stroke ketika usia 33 tahun, sebelumnya tidak ada gejala dan tanda-tanda ke arah itu, hanya sempat pingsan dengan tensi tubuh 80/60, sempat DIopname dua kali dengan 2 kali CT Scan kepala, tidak ada masalah pada saraf otak dan echo (getaran) jantung, dilaboratorium Quantum juga tidak ada masalah dengan jantung saya. Tapi akhirnya pembuluh darah otak kiri saya pecah, dan tanggal 12 Februari 2007 harus melakukan operasi bedah kepala (torak) yang dilakukan selama 21 hari. Saya dirawat dirumah sakit sanglah (Bali). Selengkapnya


Halaman : 1 | 2